AGENDA KEGIATAN          iconrss
 
 
Taman Budaya Yogyakarta
Jalan Sri Wedani No 1 Yogyakarta
Telp. 0274 523512, 561914
Fax 0274 580771


Kontak Messenger
 RGT Sambodo, Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
 Rudi TBY
 Taman Budaya

Statistics
235898 Total visits
103 Visits Today
3 Currently Online
Mata Jendela Edisi ke-2 Tahun 2010
« Kembali  
Edisi : ke-2 Th. 2010, bulan Terbit : April - Juni
Dibaca :
1566 kali

TANGGAP DARURAT BAGI YANG PAMIT MATI

Ketoprak tobong telah mengalami perjalanan yang cukup panjang, mulai dari tahun 1930 lahir  di Kediri. Mengawali dan menjajaki wilayah Jawa Timur hingga di Yogyakarta. Ketoprak ini menyandarkan labuhannya di Yogyakarta dan  itulah harapan terakhir dari pengembaraannya.

 

Hijrah Ketoprak Kelana Bakti dari Kediri hingga ke Yogyakarta adalah sebuah upaya mepertahankan keberadaan kesenian yang semakin hari semakin terisolasi oleh gegap gempitanya medernitas. Pada tahun 2010 berupaya menjawab tantangan jaman namun terbentur oleh birokrasi, perijinan, biaya menghidupi artis, tidak seimbangnya anggarn yang masuk dengan yang keluar.

Zaman memang sudah berubah, dahulu ketoprak bisa  hadir dan mengisi hati masyarakat, sekarang tidak ada tempat dihati masyarakat. Maka dengan mempertimbangkan realita yang dihadapi, grup ketoprak ini mengakhiri proses apresiasinya dengan menghadap  Sri Sultan Hamengku Buwana X  untuk pamit mati. Selajutnya tepat hari Kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni 2010 akan melakukan "tapa pepe" di Alun-alun Utara kraton Yogyakarta sambil memainkan gamelan megatruh, sebagai pertanda kematian kultur.

Semoga dengan kematian ketoprak tobong Kelana Bakti Budaya mampu membangkitkan kesenian-kesenian lainya dalam era globalisasi ini. 


 

   
Daftar Artikel Dalam Edisi ini :    

Wacana Teka-Teki Humor : SALTO LOGIKA YANG INDAH
Penulis : Heru Emka
Dibaca : 0 kali
Mnajemen Seni Budaya Berkelanjutan : SEMBILAN LANGKAH KE DALAM SEMBILAN PINTU KELUAR
Penulis : Lephen Purwaraharjo
Dibaca : 0 kali
Seni Rupa Kontemporer : Tantangan Di Aras Moralitas
Penulis : Rizki A. Zaelani
Dibaca : 0 kali
Meruang-Mewaktu di Kota Tua
Penulis : Bustam Basir Maras
Dibaca : 0 kali
Nasib Organisasi Budaya di tengah Perubahan
Penulis : Eko Nuryono
Dibaca : 0 kali
Ruang Pamer di Yogya: Wacana dan Visual
Penulis : Ons Untoro
Dibaca : 0 kali
Jejak Rekam Lembaga Budaya di Yogyakarta
Penulis : R. Toto Sugiyarto
Dibaca : 0 kali